Distribusi Guru SD di Kukar Belum Merata

img

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Kondisi distribusi guru di sekolah dasar Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) masih menghadapi banyak persoalan. Kepala Bidang Pendidikan SD Disdikbud Kukar, Ahmad Nurkhalis, menyebut penyebaran tenaga pendidik hingga kini belum berjalan merata di seluruh wilayah.

“Penyebaran tenaga pendidik maupun guru itu tidak merata,” ungkap Nurkhalis, pada Jumat (29/8/2025).

Ia menuturkan, kekurangan guru semakin terasa seiring tingginya angka pensiun yang tidak sebanding dengan jumlah pengangkatan tenaga pendidik baru. Situasi ini membuat banyak sekolah harus menyesuaikan proses belajar mengajar dengan kondisi terbatas.

“Apalagi dengan tingginya jumlah yang pensiun tidak seimbang dengan jumlah pengangkatan guru. Jadi sampai hari ini memang ada pengangkatan guru melalui P3K, tapi saya yakin bahwa itu masih sangat kurang,” jelasnya.

Persoalan lain yang muncul adalah kebijakan penempatan guru honorer. Beberapa tenaga honorer yang sebelumnya mengajar di sekolah asal, dipindahkan ke wilayah lain untuk mengisi kekosongan. Kebijakan ini justru menimbulkan masalah baru.

“Kemudian dia ditempatkan di wilayah lain mengisi kekosongan di wilayah lain, tapi membuat kekosongan di wilayah sendiri,” katanya.

Tak hanya itu, beberapa guru yang lolos seleksi P3K ditempatkan sebagai tenaga administrasi, bukan di sekolah. Akibatnya, jumlah tenaga pendidik di beberapa SD semakin berkurang.

“Ada guru juga yang ikut di gelombang P3K terakhir sebagai tenaga admin. Mereka tidak ikut di admin sekolah, tapi admin di kantor atau dinas yang lain. Sehingga sekolah yang tadinya sudah kurang, tambah kurang,” jelas Nurkhalis.

Menurutnya, upaya pemetaan distribusi guru perlu dilakukan secara menyeluruh. Namun langkah tersebut tidak sepenuhnya bisa dijalankan pemerintah kabupaten, sebab kewenangan penempatan tenaga pendidik berada di tingkat pusat.

“Masalah ini agak sulit karena menjadi bukan ranahnya kabupaten, tapi itu harus ada komunikasi yang ke pemerintahan pusat bagaimana mengatur hal itu,” pungkasnya.(ADV)